Saya sudah mencoba beberapa aplikasi online untuk log dive (catatan penyelaman), 150Bar ‘mungkin’ yang paling gampang dan simple. Oh ya, 150Bar adalah suatu aplikasi log dives online cloud based. Pertama kali diperkenalkan oleh seorang teman instruktur di Bali.
Tersedia di Google play dan Apple App Store, tinggal search dan download
Sistemnya online dan offline. Jadi jangan takut jika tidak ada jaringan internet kita tetap bisa menggunakannya.
Registrasi gampang, masukan data yang diminta dan kirim. Tunggu email verifikasi dan sekali klik akun log di 150Bar sudah selesai
Pengisian data log juga simple. Data dasar seperti nama site, kedalaman, waktu selam, temperatur (yang katanya digunakan untuk memantu kondisi karang terkait dengan pemanasan global)
Upload foto kartu sertifikat di apps jika kita trip dan lupa bawa kartunya, kita bisa langsung liat, tanpa harus login dulu.
Bisa upload foto (sekalian buat promosi he he),
Kita bisa tag Buddy kita sebanyak yang kita mau (asalkan buddynya juga punya akun di 150Bar)
Dive guide atau instruktur bisa memverifikasi log yang kita buat.
Demikianlah sekilas tinjauan apps 150Bar. Saya dan murid selam saya sudah memakainya. Sejauh ini semua berjalan baik. Sampai jumpa di 150Bar.
150bar is a user-friendly dive log app. It also allows you to share anonymous data from your dive logs to help marine scientists monitor reef health and impact from climate change.
Key features:
Create dive logs. Upload photos taken on your dive trip.
Tag dive buddies.
Tag your Dive Guide or Instructor and get them to stamp your dive.
Upload photos of your dive certification card. Never forget to bring them on a dive trip again.
No wifi or data needed. Auto backup of your dive logs to the cloud when your device is connected to the internet
150Bar available at Google Play and Apple Play store. Just click these link below:
Pertolongan pertama dan CPR adalah keterampilan yang baik untuk siapa pun yang terlibat dalam olahraga petualangan – untuk berjaga-jaga. Dan, Anda membutuhkan keterampilan ini untuk kursus PADI Rescue Diver. Emergency First Response adalah afiliasi PADI yang berspesialisasi dalam mengajarkan keterampilan menyelamatkan jiwa – dan mereka untuk siapa saja, bukan hanya penyelam.
First aid and CPR are good skills for anyone involved in adventure sports – just in case. And, you need these skills for the PADI Rescue Diver course. Emergency First Response is a PADI affiliate that specializes in teaching these lifesaving skills – and they’re for anyone, not just divers.
Bagian yang menyenangkan tentang pelatihan Emergency First Response adalah mempelajari keterampilan tanggap darurat medis yang serius dalam lingkungan yang nyaman. Anda akan mendapatkan keyakinan bahwa Anda siap membantu dalam keadaan darurat.
The Fun Part about Emergency First Response training is learning serious medical emergency response skills in an upbeat, positive environment. You will gain the confidence that you are prepared to help in an emergency.
Belum lama ini, seorang fotografer bernama Kristian Laine pergi ke Great Barrier Reef di Australia untuk memotret kehidupan di bawah laut. Namun, dia terkaget-kaget ketika berhasil mengabadikan gambar ikan pari manta pink tersebut.
Tanpa berlama-lama, ia membagikan hasil fotonya itu lewat akun Instagram miliknya dan langsung diserbu oleh banyak komentar dari warganet yang juga heran dengan makhluk tersebut.
“Saya tidak pernah mendengar ada manta pink dan ketika pertama melihatnya, saya pikir kamera saya bermasalah,” ujar Laine seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (19/2/2020).
“Ikan itu sangat tenang dan membiarkan saya berada di sana. Ketika menyadari tentang dia, saya tidak bisa percaya betapa langka momen yang saya alami ini,” imbuhnya.
Lokasinya sekitar 3,3 meter di bawah laut dan dalam 5 tahun terakhir sukar dijumpai. Total, baru sekitar 10 kali ada orang yang mengaku berhasil melihatnya.
Di sisi lain, para peneliti mencoba meneliti apa yang menyebabkan ikan pari tersebut berwarna pink. Mulanya, mereka menduga hal itu akibat makanan yang dikonsumsi oleh ikan, tapi kemudian teori itu terpatahkan lantaran kadar warna pinknya tidak berubah-ubah.
Ikan mola atau nama lainnya “sunfish”, merupakan satu makhluk terbesar dan paling unik bentuknya di laut. Mola-mola dapat dijumpai di seluruh samudra di dunia. Bahkan di perairan Indonesia sudah beberapa kali ditemukan. Tak banyak informasi yang diketahui tentang ikan besar yang ramah ini.
Berikut ada beberapa fakta menarik dari ikan mola tersebut:
Ikan mola mola merupakan ikan bertulang sejati yang terbesar. Ikan terbesar di dunia saat ini adalah ikan hiu paus, tetapi hiu paus merupakan ikan bertulang rawan (cartilage). Ikan mola mola terbesar yang pernah diukur mencapai ukuran panjang hingga 3 m dengan berat 2,3 ton dan rata – rata ikan mola mola yang dijumpai dapat mencapai berart hingga 1 ton. Hal ini menjadikan ikan mola mola merupakan ikan bertulang sejati yang terbesar.
Nama mola berasal dari bahasa latin yang artinya adalah batu giling (millstone), dimana batu giling berbentuk bulat pipih, berat, berwarna abu abu dan digunakan untuk menggiling biji-bijian. Jadi penamaan mola mola merujuk pada bentuk tubuh ikan mola mola yang seperti batu giling. Mola mola merupakan nama salah satu spesies ikan dari keluarga molidae, terdapat 3 spesies ikan mola lagi yaitu, Mola ramsayi (short mola), Masturus lanceolatus (sharptail mola), dan Ranzania laevis (slender mola) dimana Ranzania laevis merupakan spesies mola terkecil.
Ikan mola tidak mempunyai ekor. Ketika anda melihat ikan mola, anda akan menyadari bahwa bagian belakang ikan mola tampak tidak ada, ikan mola memang memliki ekor yang tidak biasa seperti ikan lainnya. Alih alih ekor, bagian belakang ikan mola merupakan semacam perpaduan antara sirip dorsal dan sirip anal yang disebut dengan clavus. Meskipun memiliki “ekor” yang “lemah”, ikan mola sering terlihat meloncat keluar dari air seperti paus.
Ikan mola dapat berwarna coklat, abu abu, putih atau bahkan bercorak titik – titik. Selain warna yang beragam, kulit mola biasanya diselimuti oleh banyak lendir dan meskipun kulitnya terlihat halus, sebenarnya kulit mola terasa kasar bila diraba.
Ikan mola terkenal sebagai pembawa parasit di tubuhnya, dalam suatu kasus pernah dijumpai 40 genera parasit yang menempel di kulit ikan mola. Untuk menghilangkan parasit – parasit tersebut, ikan mola biasanya “berjemur” dengan salah satu sisi dan juga meminta bantuan ikan pemakan parasit di perairan karang.
Makanan kesukaan ikan mola adalah ubur ubur, selain ubur ubur ikan mola juga memakan salpa, ikan kecil, plankton, alga, moluska dan bintang laut. Di dalam lambung ikan mola juga terkadang ditemui sejenis larva belut laut dalam yang menandakan bahwa ikan mola mencari makan di permukaan air hingga dasar dan perairan dalam. Ikan mola memiliki gigi yang berbentuk seperti paruh burung.
Habitat ikan mola tersebar di seluruh perairan di dunia, kecuali kutub Utara dan Selatan. Ikan mola hidup di perairan tropis dan beriklim sedang, mereka dapat dijumpai di samudera Atlantik, samudera Pasifik, samudera Hindia dan laut mediterania.
Ikan mola lebih banyak menghabiskan waktu di permukaan saat malam hari. Pada tahun 2005 – 2008 peneliti memasang tagging pada 31 ekor ikan mola di perairan Atlantik Utara. Dari data tagging tersebut didapatai bahwa ikan mola lebih sering menghabiskan waktu di permukaan saat malam hari dan menghabiskan waktu di kedalaman lebih banyak saat suhu air hangat, menurut peneliti perilaku tersebut disebabkan karena faktor kesediaan makanan.
Ikan mola merupakan ikan tersubur di dunia. Satu ekor mola pernah didapati 300 juta telur di dalam ovariumnya (terbanyak di antara hewan bertulang belakang lainnya). Saat menetas, ukuran larva ikan mola berukuran sangat kecil (sekitar 2 mm) dan berbentuk seperti ikan buntal dengan duri – duri dan memiliki ekor. Semakin tumbuh besar, duri – duri dan ekor tersebut lambat laun akan menghilang, dan dari larva berukuran 2 mm, ikan mola akan terus tumbuh hingga mencapai ukuran 2m atau lebih saat dewasa. (BPSPL Denpasar)
After four days of intensive training (of course, lots of fun), finally Mr. Sharad completed his PADI Open Water Diver course and Advanced Open Water Diver course. He was accompanied by his beloved wife Mrs. Teja who also completed the PADI Advanced Open Water Course.
Happy divers…
Thank you for diving with us (Dive Guide in Bali) and of course diving with me. keep diving safely. See you on the next dive trip.
Kegiatan diving / menyelam SCUBA tidak dapat dipungkiri saat ini makin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini cukup beralasan karena Indonesia mempunyai tempat diving yang indah dan keren seperti Raja Ampat, Bunaken, Lembeh, Derawan, Weh, Komodo, Alor, Wakatobi, Bali dan masih banyak lagi. Olahraga air yang menyenangkan tapi juga cukup berbahaya.
Untuk dapat mengikuti kegiatan diving secara aman, menyenangkan dan bebas dari kecelakaan, berikut ini beberapa tips atau anjuran saat anda belajar diving:
Ikutilah kursus diving / menyelam untuk mendapatkan sertifikat diving anda sebelum turut serta dalam penyelaman SCUBA. Jangan sekali-kali mencoba menyelam SCUBA tanpa mengikuti kursus selam dan mendapat sertifikat terlebih dahulu! Jika Anda tidak yakin, Anda bisa mencoba Discover Scuba Diving atau pengenalan diving di kolam renang di bawah pengawasan seorang instruktur diving. Jangan mencoba dengan dengan teman Anda yang bukan instruktur, karena bisa berakibat fatal.
Periksakan kesehatan anda sebelum anda melakukan kegiatan ini. Pemeriksaan yang harus dilakukan meliputi kesehatan paru-paru THT, tekanan darah dan sebagainya. Pastikan anda cukup fit untuk diving. Jika Anda ingin tahu lebih detail apa saja yang harus diperiksakan, tanyakan pada Instruktur Anda. Biasanya instruktur akan memberikan lembar daftar pertanyaan yang menyangkut kesehatan anda. Untuk wilayah Indonesia, pemeriksaan ke dokter tidaklah wajib, tetapi tidak ada salahnya anda memeriksakan diri. Baca artikel terkait di Siapkah Anda Diving?
Pastikan anda bisa berenang. Anda akan diminta menunjukkan kenyamanan anda di air (watermanship) pada saat anda memulai pelatihan di kolam renang. Biasanya berupa berenang 200 meter tanpa henti (waktu tidak ditentukan) dan mengambang atau survival float selama 10 menit. Hal ini akan sangat membantu anda dalam proses belajar skill atau kemampuan yang wajib dikuasai oleh seorang penyelam. Jadi pastikan anda bisa berenang. Banyak orang bialng, untuk menjadi penyelam tidak perlu berenang, hal itu tidaklah benar. Karena seorang penyelam bersertifikat adalah penyelam mandiri atau independent dan bisa menyelam dengan penyelam lain tanpa didampingi pemandu atau instruktur. Bagaiman kalo anda tidak bisa berenang?
Setelah anda lulus dan mendapat sertifikat Diving, jangan menyelam di tempat – tempat yang berbahaya, seperti tempat yang berarus kuat atau masuk ke dalam shipwreck (reruntuhan kapal tenggelam). Menyelamlah pada tempat penyelaman yang serupa dengan kondisi pada saat anda di latih. Kalau tidak yakin, pastikan anda dipandu oleh pemandu yang tahu persis lokasi penyelaman. Pendidikan diving lanjutan dan pengalaman diperlukan untuk menyelam di tempat-tempat seperti itu.
Jangan pernah menyelam sendirian. Anda harus ditemani seorang buddy (mitra selam) pada saat diving. Hal ini penting jika terjadi masalah selama penyelaman, buddy anda akan dapat membantu anda. Menyelam dengan buddy akan lebih aman, nyaman dan menyenangkan, terutama buddy yang sudah saling kenal kemampuan menyelamnya. Jadi pastikan penyelam lain mau jadi buddy anda, karena anda punya skill, pengalaman dan seorang penyelam bertanggung jawab. 🙂
Dengarkan pengarahan dan ikuti aturan yang diberikan oleh pemandu diving Anda. Pastikan pemandu Anda adalah seorang Divemaster atau insturktur yang bersertifikat. Hanya orang – orang inilah yang berhak memandu Anda, karena mereka sudah melewati pelatihan dan mempunyi pengalaman dalam aktivitas penyelaman.
Andalah yang bertanggung jawab atas peralatan yang anda gunakan. Periksa peralatan selam anda! Khususnya jika anda menyewa peralatan selam tersebut. Pastikan semua peralatan Scuba Diving terpasang dengan benar dan bekerja dengan semestinya. Dan lakukan pre dive check dengan buddy Anda sebelum melakukan penyelaman.
Perhatikan keadaan cuaca sebelum menyelam. Pastikan cuaca cukup cerah, ombak dan gelombang tidak terlalu tinggi, sehingga anda tidak mabuk laut pada saat berada di permukaan.
Lindungi kulit anda dengan sunscreen / sunblock. Perhatikan kandungan bahan yang terdapat di dalamnya. Carilah jenis yang ramah lingkungan. Perbanyak minum air putih, hindari kopi atau teh apalagi alkohol 😀 Tubuh anda akan membutuhkan banyak air. Hindari dehidrasi.
Setelah anda berada dalam air, jaga tangan anda! Jangan menyentuh atau memegang makhluk laut yang indah dipandang walaupun anda mengenakan gloves. Penggunaan gloves (sarung tangan) bukan untuk memengang karang atau ikan, tetapi untuk melindungi tubuh dari air yang dingin, atau terpapar sinar matahari.
Perhatikan dengan seksama sekeliling anda sebelum naik ke permukaan. Dengarkan apakah ada speed boat yang akan melintas. Jet ski yang melaju kencang juga merupakan ancaman serius bagi kepala anda. Gunakan surface signalling device atau SMB atau pasang bendera di tempat anda menyelam.
Jika memungkinkan, lanjutkan pendidikan selam / Scuba Diving anda ke jenjang yang lebih tinggi atau ikuti kelas spesialisasi seperti penyelaman dalam atau fotografi bawah laut sesuai dengan minal anda.
Enriched Air Nitrox atau EANx atau biasa disebut sebagai Nitrox saja, secara harfiah berarti udara diperkaya karena kandungan oksigen ditabung sudah ditingkatkan persentasenya. Udara yang kita hirup saat bernafas mempunyai komposisi 79% gas nitrogen dan 21% gas oksigen (gas – gas lain jumlahnya sangat sangat kecil). Untuk metabolisme tubuh, kita hanya memerlukan gas oksigen, Sedangkan gas nitrogen adalah gas inert secara fisiologis, yang artinya gas yang tidak digunakan tubuh untuk metabolisme, tetapi tetap berada di dalam tubuh kita. Gas nitrogen inilah yang membatasi waktu kita menyelam karena dia terserap di dalam tubuh dan dilepaskan secara perlahan.
Pada penyelaman Niteox persentasi oksigen ditingkatkan (tentunya persentase nitrogen akan menjadi lebih kecil). Tujuannya adalah mengurangi persentase gas nitrogen, sehingga kita dapat menyelam lebih lama. Dengan menggunakan udara diperkaya (Enriched air Nitrox) waktu interval penyelaman semakin pendek, dan anda akan dapat segera turun kembali dalam air dengan lebih cepat. Tidak heran banyak penyelam memilih kursus ini sebagai pilihan khusus pertama mereka.
Perbandingan limit waktu tanpa dekompresi (No Decompression Limit) antara udara biasa, Nitrox 32% dan Nitrox 36%
Enriched Air Nitrox bukannya tanpa resiko. Anda perlu membatasi kedalaman penyelaman untuk menghidari terjadinya keracunan gas oksigen. Di samping itu Anda perlu menganalisa persentase oksigen secara akurat, menghitung kedalaman maksimum dan mengatur komputer selam dengan benar untuk terhindar dari masalah ini.
Kursus PADI Enriched Air Diver merupakan kursus diving khusus (specialty) yang paling populer. Menyelam dengan Enriched Air Nitrox memberi Anda waktu penyelaman non-dekompresi yang lebih banyak . Ini berarti lebih banyak waktu di bawah air, terutama pada penyelaman scuba berulang.
Dalam kursus ini Anda kan belajar tentang teknik untuk mendapatkan waktu menyelam lebih lama dengan menggunakan diperkaya udara Nitrox; pengetahuan tentang pemilihan dan pemeliharaan alat diving; serta pengetahuan tentang udara diperkaya, termasuk mengelola paparan oksigen, bagaimana cara mengetahui apa yang ada di dalam tabung scuba dan bagaimana cara mengatur komputer selam Anda.
Untuk bisa mengikuti kursus ini, Anda harus memiliki sertifikat PADI Open Water Diver atau yang setara dan telah berumur 15 tahun (atau 12 tahun untuk sertifikasi Junior)
Jika Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan ini, hubungi kami untuk mendapatkan informasi lengkap
Seperti kegiatan lainnya, kita selalu ingin berinteraksi dengan orang lain yang mempunyai kesenangan yang sama. Demikian pula dalam kegiatan menyelam.
Dalam menyelam kita kenal dengan istilah Buddy system. Apa itu Buddy system? Buddy system adalah menyelam dengan penyelam lain dalam sebuah tim yang memberikan bantuan timbal balik dan manfaat keselamatan. Sebagai penyelam rekreasi, kita tidak diperkenankan menyelam seorang sendiri.
Dalam Buddy system, Anda dan teman Anda harus merencanakan penyelaman Anda bersama-sama, saling membantu dan memeriksa peralatan masing-masing, saling mengingatkan batas waktu dan kedalaman penyelaman, saling membantu jika ada masalah serta saling membantu dengan apa yang ingin Anda lakukan pada menyelam.
Apakah manfaat dari Buddy system? Secara umum buddy system memberikan 3 keuntungan yaitu:
Pertama, manfaat kepraktisan – Anda dan buddy Anda akan saling membantu sebelum, selama dan setelah menyelam.
Kedua, manfaat keselamatan – Anda dan buddy anda saling membantu mencegah masalah, dan Anda membantu satu sama lain jika ada keadaan darurat.
Ketiga, manfaat kesenangan – Menyelam adalah kegiatan sosial, adalah bermanfaat dan menyenangkan untuk memiliki seseorang untuk berbagi petualangan bawah air.
Jadi terapkanlah buddy system dalam setiap penyelaman Anda.
Menyelam atau scuba diving adalah kegiatan yang menantang dan memerlukan keterampilan. Bila dilakukan dengan benar dan dengan teknik yang tepat, kegiatan ini relatif aman. Namun, apabila prosedur keselamatan yang telah ditetapkan tidak diikuti, maka risiko akan menjadi lebih tinggi.
Untuk bisa melakukan scuba diving dengan aman, Anda tidak boleh memiliki berat badan yang terlalu berlebih atau kondisi fisik yang tidak fit. Menyelam bisa menjadi kegiatan yang berat dalam kondisi tertentu. Sistem pernafasan dan sirkulasi Anda harus dalam keadaan sehat. Semua rongga udara dalam tubuh harus normal dan sehat.
Orang yang menderita penyakit jantung koroner, sedang menderita selesma (dengan gejala pilek) atau saluran pernafasan tersumbat, menderita epilepsi, memiliki kondisi medis yang parah, atau berada dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan tidak boleh melakukan kegiatan menyelam.
Jika Anda menderita asma, penyakit jantung, kondisi medis kronis lainnya atau mengonsumsi obat secara rutin, Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan instruktur Anda sebelum mengikuti program ini, dan sesudahnya secara berkala setelah selesai mengikuti program.
Anda juga akan belajar dari instruktur mengenai aturan-aturan keselamatan yang penting sehubungan dengan melakukan pernafasan dan ekualisasi pada saat scuba diving. Pemakaian peralatan scuba yang tidak benar dapat mengakibatkan cedera berat. Anda harus mendapatkan pengarahan secara menyeluruh mengenai pemakaian peralatan di bawah pengawasan langsung seorang instruktur yang berkualifikasi agar dapat menggunakannya dengan aman.